hei

senyum tak henti terbayang
muram pun tetap teringat
entah itu senyum atau muram
aku suka

langkahku berat
belenggu etika keras
prinsip yang teguh
kian menahan kaki ini

namun aku tak bisa berdusta
tak sadar aku melangkahi
didorong gejolak bersuhu tinggi
walau aku tau tak seharusnya

maafkan aku
tak bisa sesuai perkataanku
namun aku tak pernah tau
apa maumu sebenarnya

maafkan aku
atas keputusan sepihak
namun seandainya tidak
aku ingin tau apa seharusnya

hei

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s