trek

aku bertanya
aku mencari tahu
aku berulang tanya
apa aku hanya sendiri ?

nyatanya tidak
selalu kulihat bayangan di depanku
kian menghantui, mengintimidasi
ku tersadar tak pernah sekalipun

terdapat pelari lain
yang tak pernah sanggup aku dahului
otot yang kekar, kaki yang lincah
ku terbelalak tak pernah sekalipun

ku tak pernah mencoba lebih
mungkin tak mampu seiring dengannya
sampai ia yang memutus pita akhir
dan entah aku sekian nomor dibelakangnya

aku tak pernah menjalani
usahaku sendiri
trek lariku sendiri
perjuanganku sendiri

hanya selalu ada
bandingan menuju finish-ku
awalnya ku kira sendiri di garis start
tanpa ku tahu, selalu ada pelari didepanku

masalah waktu, pikirku
aku hanya selalu terlambat
terlambat memulai, terlambat berlari
dan tentu, terlambat sampai

hanya seorang juara yang dipandang
aku, pelari nomor akhir,
tak ada artinya
dikenal pun tidak

hidup diisi kekosongan
dahaga diberi api
kayu dibakar air
gelap diterangi kelam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s