samar

ditengah perjalananku untuk esok berperang
kuambil sebuah kompas petunjuk arah
namun aneh, aku tak tahu kemana aku melangkah esok
apa yang hari ini, berbeda dari kemarin

aku membuka peta
membaca saksama
memastikan benar
kemana arah tujuanku esok

sampai aku mendengar hal rancu
yang tak pernah aku dengar sekian lamanya
suara tertawa orang yang kukenal
ia

aku terpukul sunguh malam ini
setelah nun jauh aku melangkah
sangat jarang kudengar celotehan itu
celoteh bahagia terdefinisikan ceria

bukan saat aku tak bersamanya
bukan saat aku tak disisinya
saat aku hadir mengisi pun
samar kulihat ia riang

memang salahku tak bisa
membuatnya senang
melepaskan bebannya
membuat ia sesuai namanya

untuk apa kenyamanan tanpa kebahagiaan ?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s